Kemagnetan


PESONA MAGNET YANG MENARIK

A.      Sifat-Sifat Magnet
Magnet merupakan benda (logam) yang mempunyai kemampuan untuk menarik beberpa benda (logam) lain, seperti besi dan baja. Berdasarkan kuat lemahnya gaya tarik magnet terhadap suatu bahan, maka bahan-bahan di alam diklasifikasikan menjadi:
1.      bahan ferromagnetik, suatu bahan yang ditarik dengan kuat oleh magnet. Contohnya baja, besi, nikel dan kobbalt.
2.      bahan paramagnetik, bahan yang ditarik dengan lemah oleh magnet. Contohnya alumunium, magnesium, platina dan mangan.
3.      bahan diamagnetik, bahan yang tidak ditarik atau bahkan cenderung ditolak oleh magnet. Contohnya bismuth, seng murni, timbal, emas, perak dan tembaga.

Jika sebuah magnet dipotong-potong menjadi bagian kecil-kecil, maka tiap potongannya tetap bersifat sebagai magnet lengkap dengan kutub utara dan kutub selatannya, sehingga magnet tersusun atas magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer. Setiap magnet mempunyai 2 kutub magnet: kutub selatan dan kutub utara. Kutub-kutub magnet ini terletak diujung-ujung magnet.
Gambar, bentuk arah medan magnet pada dua kutub
 

Ada beberapa benda ferromagnetik seperti besi dan baja dapat dibuat menjadi magnet  melalui beberapa cara, diantaranya:
1.      menggosok magnet pada bahan ferromagnetic secara berulang-ulang dan searah, misalnya besi atau baja yang digosok dengan magnet akan berubah menjadi magnet dan kutub magnet baru yang dihasilkan selalu berlawanan arah dengan kutub magnet penggosok.
2.      mengalirkan arus listrik pada bahan ferromagnetik misalnya batang baja yang dialiri arus listrik akan menghasilkan baja elektromagnetik yang kutub-kutubnya dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan.
3.      membuat magnet dengan induksi, yaitu peristiwa terbentuknya magnet dari bahan ferromagnetik yang terdekat dengan magnet.


Sedangkan cara untuk menghilangkan sifat kemagnetan bahan, diantaranya:
1.      dipanaskan,
2.      memukul-mukul magnet, dan
3.      dibanting
Mengapa kutub utara kompas selalu menunjukkan arah utara bumi
dan begitu pula sebaliknya?

Sebab, disekitar kita terdapat medan magnet yang diakibatkan oleh bumi. Bumi merupakan sebuah magnet raksasa. Dimana kutub utara magnet bumi terletak di dekat kutub selatan geografis bumi bumi, sedangkan kutub selatan magnet bumi terletak di dekat kutub utara geografis bumi.
Kutub selatan magnet bumi tidak tepat berada pada kutub utara geografis bumi, karena terdapat perbedaan arah yang ditunjukkan oleh kompas dan kutub utara geografis bumi. Sudut perbedaan ini disebut dengan sudut deklinasi.
Selain itu, kompas tidak selalu mengarah kearah horizontal jika kompas berputar dalam arah manapun. Sudut antara jarum kompas dan arah horizontal tadi disebut dengan sudut inklinasi.


B.      Medan Magnet dan Gaya Lorentz
Daerah disekitar magnet dimana benda lain masih mengalami gaya magnet dinamakan medan magnet. Medan megnet dapat digambarkan dengan garis-garis medan magnet atau garis-garis gaya magnet yang keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub selatan.
Garis-garis medan magnet tidak pernah berpotongan satu sama lain dan semakin rapat garis medan magnet semakin kuat medan magnet pada suatu tempat, sedangkan semakin renggang garis medan magnet semakin lemah medan magnet pada suatu tempat. Hans Christian Oersted berhasil melakukan percobaan yang menunjukkan bahwa disekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet. Melalui percobaannya Oersted berhasil membuktikan bahwa:
  1. semakin jauh dari kawat berarus, semakin kecil kuat medan magnetnya.
  2. semakin besar kuat arusnya, semakin kuat medan magnetnya.
Bila sebuah kawat penghantar dialiri arus listrik berada dalan daerah medan magnet, maka kawat itu akan mengalami gaya magnet (gaya lorentz). Dan faktor-faktor yang memmpengaruhi gaya lorentz adalah:
  1. kuat arus listrik yang mengalir pada kawat;
  2. panjang kawat berarus listrik;
  3. kuat medan magnet;
  4. sudut antara arus listrik dengan medan magnet.
Jadi ,       F = B I ℓ     atau      F = q v B     
     
Dengan, B = kuat medan magnet (T)                         F = gaya lorentz (N)
               I = kuat arus listrik (A)                     q = besar muatan (C)
               ℓ = panjang kawat (m)                     v = kecepatan parikel (m/s)

artinya jika gaya lorentz pada suatu partikel yang bergerak dalam suatu partikel yang bergerak dalam medan magnet adalah:
  1. sebanding dengan besar muatan listrik partikel, semakin besar muatan listriknya maka semakin besar gaya lorentznya;
  2. sebanding dengan kecepatan partikel, semakin besar kecepatan partikel maka semakin besar gaya lorentznya;
  3. sebanding dengan kuat medan magnet.
  4. bergantung pada sudut antara kecepatan dan arah medan magnet. Ketika sudutnya 00, tidak ada gaya, jika sudutnya dinaikkan dari 00 hingga 900, besar gayanya ikut naik dan gayanya maksimum.
Contoh Soal-1
Partikel alfa (yang merupakan inti atom helium, bermuatan +2e, dimana e = 1,6 x 10-19  C) bergerak tegak lurus medan magnet 2T. Gaya lorentz yang dialaminya adalah 10-11 N. Hitung berapa gaya lorentz yang dialami oleh partikel positron (bermuatan +e) yang mempunyai kecepatan yang sama dengan partikel alfa!

Contoh Soal-2
Sebuah elektron bergerak dengan kecepatan 106 m/s tegak lurus suatu medan magnet. Elektron ini mengalami gaya lorentz sebesar 10-13 N. Hitung besar gaya lorentznya jika elektron ini begerak dengan kecepatan 2 x 106 m/s!  

Contoh Soal-3
  1. berapakah gaya lorentz yang dialami oleh kawat sepanjang 5 m dengan arus 1 A tegak lurus dengan medan magnet sebesar 1 T!
  2. berapakah gaya lorentz yang dialami oleh kawat sepanjang 1 m dengan arus 5 A tegak lurus dengan medan magnet sebesar 1 T!
  3. berapakah gaya lorentz yang dialami oleh kawat sepanjang 1 m dengan arus 1 A tegak lurus dengan medan magnet sebesar 5 T!
  4. berapakah gaya lorentz yang dialami oleh kawat sepanjang 5 m dengan arus 5 A tegak lurus dengan medan magnet sebesar 5 T!
             
Besarnya gaya lorentz pada kawat berarus listrik (I1) karena adanya medan magnet dari kawat berarus listrik lainnya (I2) yang sejajar.
r
 
 







dengan, k = tetapan (2 x 10-7 N/A2)
              I  = arus listrik (A)
              l = panjang kawat (m)
              r = jarak kedua kawat (m), aturan gaya lorentz menggunakan kaidah tangan kanan.
Arah gaya lorentz ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Jika keempat jari kita dilengkungkan dari arah kecepatan (v) ke arah medan magnet (B), maka arah ibu jari menyatakan arah gaya lorentz itu (jika muatan listriknya positip). Arah gaya lorentz berkebalikan jika muatan listrik partikelnya negatip.
Kaidah Tangan Kanan

C.  Pemanfaatan Elektromagnetik
Elektromagnet merupakan magnet biasanya dibuat dari inti besi lunak dan sifat kemagnetannya dihasilkan oleh arus listrik dalam kumparan yang mengelilingi inti besi tersebut. Elektromagnet banyak dimanfaatkan dalam beberapa peralatan seperti mesin pengangkat logam, bel listrik, relai magnet, telegraf elektromagnet, pesawat telepon, motor listrik, dan lain-lain.

D.     Tegangan Induksi Elektromagnetik   
Jika seutas kawat atas atau kumparan digerakkan dalam medan magnet atau sebatang magnet digerakkan melalui kawat atau kumparan, maka pada ujung-ujung kawat atau kumparan tersebut timbul beda potensial yang disebut gaya gerak listrik induksi(GGL induksi), dan arus yang melalui kumparan tersebut dinamakan dengan arus induksi.
Sebuah percobaan,


jika sebuah kumparan dihubungkan dengan galvanometer yang dapat mendeteksi arus yang mengalir di kumparan Q. Ketika saklar ditutup, arus listrik mulai mengalir pada kumparan P. Arus ini menimbulkan medan magnet di kumparan P. medan magnet juga dirasakan oleh kumparan Q. Ada beberapa keanehan dalam percobaan ini, yaitu:
  1. Begitu saklar ditutup, jarum galvanometer menyimpang besar sekali, kejadian ini berlangsung sangat singkat. Setelah itu, jarum galvanometer kembali menunjukkan angka nol walaupun arus dalam kumparan dalan P tetap mengalir.
  2. Saat arus mengalir sedang mengalir stabil di kumparan P, saklar tiba-tiba dibuka, jarum galvanometer menyimpang lagi. Namun kali ini, arah simpangannya berlawanan dengan arah simpangan semula. Simpangan ini juga terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Setelah itu, jarum kembali menunjukkan angka nol.

Dari keanehan tersebut dapat disimpulkan:
  1. arus listrik pada suatu kumparan dapat terjadi pada perubahan medan magnet yang masuk kumparan itu;
  2. medan magnet yang besarnya tetap, tidak akan menimbulkan arus listrik.
Berdasarkan hukum faraday, GGL induksi yang terjadi dalam suatu rangkaian besarnya berbanding lurus dengan perubahan garis-garis medan magnet yang dilingkupi kawat (fluks magnet) tiap satuan waktu.  Fluks magnetik didefinisikan sebagai perkalian antara kuat medan yang tegak lurus suatu bidang, dengan luas bidang tersebut. Fluks magnetik berhubungan dengan banyaknya garis-garis medan magnet yang menembus suatu bidang.
Φ = B A

dengan, Φ = fluks magnetik (Weber);
              B = kuat medan magnetik (Wb / m2 atau Tesla)
              A = luas permukaan bidang (m2)
Gambar menunjukkan adanya peristiwa fluks magnet
Contoh Soal-4
Sebuah bidang seluas 0,1 m2 ditembus oleh medan magnet homogen yang kuatnya 0,5 Wb/m2 (atau 0,5 T). Hitung besarnya fluks yang menembus bidang ini!

Contoh Soal-5
Pada gambar dibawah ini, hitung perbandingan fluks yang masuk bidang A dan B jika keduanya ditembus medan magnet uniform yang sama kuat! Jari-jari A = 5 cm dan jari-jari B = 10 cm. Jika fluks yang masuk A 1,5 Wb, hitung fluks yang masuk B!
Gambar
 



A
 
B
 
 





Faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi pada ujung-ujung kumparan antara lain:
  1. jumlah lilitan kumparan;
  2. laju perubahan jumlah garis-garis gaya yang menembus bidang kumparan, dan
  3. kuat medan magnet yang digunakan.

Persamaan yang dinyatakan dalam Hukum Lenz,……
ε = B v L
atau, persamaan yang dikemukakan oleh Michael Faraday,…..

dengan, ε  = GGL induksi (volt);
             B  = kuat medan magnetik (Wb / m2 atau Tesla)                  N   = jumlah lilitan
v   =  laju perubahan jumlah garis-garis gaya (m/s)              Δt  = perubahan waktu (s)
L   = panjang kawat (m)                                                          ΔΦ=perubahanfluks (Wb)

Contoh Soal-6
Hitung berapa besanya GGL induksi yang dihasilkan oleh kawat PQ yang bergerak dengan kecepatan 0,5 m/s pada susunan kawat dan hambatan yang berbentuk U dalam medan magnet 3T, setelah bergerak selama 2 detik! panjang kawat PQ 0,5 meter.
gambar
Contoh Soal-7
Ketika suatu magnet batang didekatkan pada satu lilitan kawat, fluks magnetiknya berubah dari 0,3 Wb menjadi 0,5 Wb dalam waktu 2 detik. Hitung GGL induksi yang terjadi! Hitung juga GGL induksi yang timbul untuk 10 lilitan!

Ada beberapa cara untuk menhasilkan arus induksi atau GGL induksi pada kumparan, yaitu:
  1. menggerakkan magnet di sekitar kumparan;
  2. menggerakkan kumparan di sekitar magnet;
  3. memutus-sambungkan arus searah pada kumparan primer;
  4. mengalirkan arus bolak-balik pada kumparan primer.

Generator
Generator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Ada dua jenis generator, yaitu generator AC dan generator DC. 

Gambar menunjukkan prinsip kerja dari generator

Generator Arus Bolak-balik (AC)
Prinsip kerjanya: Pada generator ini, kumparannya dibuat berputar dalam medan magnet yang diam. Dimana sebuah kumparan berputar didalam medan magnet U-S sehingga terjadi GGL induksi. Melalui sikat-sikat karbon yang dihubungkan dengan cincin-cincin generator, arus listrik dialirkan ke rangkaian di luar generator  dan menghidupkan lampu. Bagian generator yang berputar disebut rotor, bagian yang diam disebut stator.
Cara memperbesar GGL induksi yang dihasilkan generator adalah:
a.      mempercepat putaran rotor;
b.      memperbanyak gulungan kumparan;
c.       menggunakan magnet yang lebih kuat;
d.      memasukkan inti besi lunak ke dalam kumparan.

Generator Arus Searah (DC)
Prinsip kerjanya: pada generator ini, ujung-ujung kumparan dipasang pada cincin belah yang bekerja sebagai komutator untuk mengubah arus listrik yang keluar dari generator sehingga arus listrik dalam rangkaian di luar kumparan menjadi searah.
Transformator
Transformator merupakan alat yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Bagian-bagian inti dari transformator diantaranya: lilitan atau kumparan primer, lilitan atau kumparan sekunder, dan inti besi. Hubungan tegangan, jumlah lilitan, dan kuat arus listrik pada transformator adalah:
Dengan:
Vp = tegangan primer atau tegangan masukan (volt);
Vs = tegangan sekunder atau tegangan keluaran (volt);
Np = jumlah lilitan primer;
Ns = jumlah lilitan skunder;
Is  = kuat arus listrik sekunder (Ampere);
Ip  = kuat arus listrik primer (Ampere).
Contoh Soal-8
Tegangan arus bolak-balik di kumparan primer 100 V. Tegangan ini hendak diperbesar hingga 1000 V. Banyaknya lilitan di kumparan primer adalah 20. hitung banyaknya di kumparan sekunder!

Contoh Soal-9
Suatu transformator step-down mempunyai 400 lilitan pada kumparan primernya. Jika transformator ini ingin menurunkan tegangan dari 200 volt menjadi 10 volt, berapa banyaknya lilitan yang harus dimiliki oleh kumparan primernya!
Contoh Soal-10
Pak Tato adalah tukang listrik. Ia sedang memasang sebuah tansformator ideal. Kumparan primernya terdiri dari 4 lilitan, sedangkan kumparan sekundernya terdiri dari 8 lilitan. Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan AC 110 volt dan arus sebesar 4 ampere. Berapakah tegangan dan arus keluaran kumparan sekundernya!
Ada dua jenis transformator adalah transformator step-up dan transformator step down.
  1. transformator step-up merupakan transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan. Transformator step-up mempunyai jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder (Np < Ns).
  1. transformator step-down merupakan transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan. Transformator step-down mempunyai jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekundernya (Np > Ns).


sedangkan prinsip kerja transformator adalah:
  1. pada kumparan primer dialiri arus listrik, maka kumparan primer dan inti besi berlaku sebagai electromagnet, kutubnya berubah-ubah dengan cepat.
  2. medan magnet yang dihasilkan berubah-ubah pula.
  3. akibatnya terjadi arus induksi pada kumparan sekunder.
  4. dengan mengatur jumlah lilitan pada kumparan primer dan kumparan sekunder dapat diperoleh tegangan yang diinginkan.
Efisiensi transformator adalah perbandingan daya keluran dengan daya masukan transformator.
                   atau  dan trafo ideal η = 100%;
dengan: η   = efisiensi transformator (%)
               Pp = daya masukan atau daya primer (watt)
               Ps = daya keluaran atau daya sekunder (watt)

Transformator biasanya digunakan dalam system transmisi listrik jarak jauh yang berfungsi untuk:
1.      memperbesar atau memperkecil tegangan listrik;
2.      mengurangi energi yang hilang diperjalanan;
3.      memperkecil arus listrik.

Contoh Soal-11
Pada suatu transformator ideal, daya listrik pada kumparan primer 100 watt. Berapa daya listrik pada kumparan sekunder? Jika tegangan pada kumparan primer 100 volt dan tegangan pada kumparan sekunder 1000 volt, berapa arus pada kumparan sekunder!

Contoh Soal-12
Suatu transformator tidak ideal mempunyai efisiensi 70% (artinya daya yang keluar hanya 70% dari daya yang masuk). Jika daya pada kumparan primer 100 watt dan tegangan pada kumparan sekundernya 35 volt, hitung arus pada kumparan sekunder!

Contoh Soal-13
Sebuah trafo memiliki lilitan primer dan sekunder 200 dan 5.000. Apabila daya   trafo itu 1.500 watt, 200 volt dan efisiensi 100%, hitunglah a) tegangan sekunder; b) arus primer;

Contoh Soal-14
Sebuah transformator mempunyai efisiensi 60% dan daya primernya sebesar 220 watt. Berapakah daya sekunder dan potensial sekundernya, jika arus yang mengalir pada terminal keluarannya adalah 0,5 A!

Horizontal Scroll: UJI KOMPETENSI 




Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1.         Arah garis gaya magnet yang benar pada gambar di bawah ini adalah ….
a.                                                                                     c.     



 


b.                                                                                    d.


2.         Sifat gaya tarik/tolak magnet yang benar ditunjukkan gambar ….

a.                                                                                     c.     


 


b.                                                                                    d.    




 


3.                                                                              Membuat magnet seperti gambar di samping disebut cara ….
a.      menggosok
b.     aliran listrik
c.      menempel
d.     induksi


4.         Jika dua buah benda saling tarik menarik, maka ….
a.         kedua benda pasti magnet
b.        salah satu dari kedua benda itu bermuatan listrik
c.         salah satu dari kedua benda itu pasti magnet
d.        kedua benda tersebut mengandung bahan diamagnetik

5.         Tiga buah magnet A, B, dan C, disusun berdampingan. Magnet B ditarik oleh magnet A tetapi magnet B ditolak oleh magnet C. Jika ujung magnet B tersebut kutub S, maka ujung magnet A dan ujung magnet C adalah kutub-kutub ….
a.         selatan dan utara                                         c.      selatan dan selatan
b.        utara dan selatan                                         d.     utara dan utara

6.         Manfaat deklinasi adalah ….
a.         mengetahui adanya magnet di sekitar penghantar
b.        menentukan arah kutub selatan yang sebenarnya
c.         menentukan kutub-kutub magnet bumi
d.        menentukan arah garis gaya magnet jarum

7.         Gambar deklinasi positif ditunjukkan gambar ….

 


a.                                 b.                                            c.                                         d.



8.         Sudut inklinasi terbesar (90°) terdapat di ….
a.         Kutub utara magnet bumi
b.        Kutub selatan magnet bumi
c.         Daerah khatulistiwa bumi
d.        Kutub utara dan kutub selatan magnet bumi

9.         Berikut ini cara menyimpan magnet yang benar adalah ….
a.                                                                                     c.



 


b.                                                                                    d.







10.      Perhatikan gambar berikut ini
Saat pembuatan magnet dengan cara menggosok akan terjadi kutub-kutub
a.      1 utara, 3 utara
b.     1 selatan, 4 utara
c.      2 selatan, 3 selatan
d.     2 utara, 4 utara


11.      Percobaan yang dilakukan oleh Oersted menunjukkan bahwa ….
a.         di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan listrik
b.        di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet
c.         di sekitar magnet terdapat medan magnet
d.        di sekitar magnet terdapat arus listrik

12.      Gambar arah garis gaya yang benar adalah ….

a.                                                                                     c.     




 


b.                                                                                    d.    




13.      Apabila masing-masing elektromagnet diberikan tegangan sama besarnya, maka yang menghasilkan elektromagnet paling besar adalah gambar ….

a.                                                                                     c.




b.                                                                                    d.




14.      Data
1.         Bel listrik                                                          4.      Relai
2.         Telepon                                                           5.      Setrika listrik
3.         Baterai                                                             6.      Aki
Alat-alat listrik yang menggunakan alektromagnet adalah …..
a.         1, 2, dan 4                                                       c.      3, 5, dan 6
b.        2, 3, dan 5                                                       d.     4, 5, dan 6




15.      Gambar berikut yang menunjukkan arah penyimpangan magnet jarum di sekitar medan listrik secara benar, kecuali ….
a.                                                                                     c.


 


b.        .                                                                          d.


16.      Kegunaan elektromagnet pada alat relai adalah ….
a.       menimbulkan gaya gerak listrik
b.      mengubah arus listrik
b.        sebagai sakelar otomatis
c.         sebagai penyearah arus

17.      Alat listrik yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi gerak adalah ….
a. galvanometer                                                             c.  transformator
b.motor listrik                                                                 d.  dinamo


18.      Sebuah kumparan jika dialiri arus listrik searah akan menimbulkan medan magnet. Gambar yang menunjukkan kutub magnet yang benar adalah ….
a.                                                                                 c.     



 


b.                                                                                 d.



19.      Perhatikan gambar berikut ini!
Kutub-kutub magnet yang terjadi pada gambar di samping adalah ….
a.      1 kutub U dan 3 kutub S
b.      1 kutub S dan 3 kutub S
c.      3 kutub S dan 3 kutub U
d.      2 kutub U dan 3 kutub U

20.      Jika penghantar AB dialiri arus listrik sesuai dengan tanda panah, maka gaya Lorentz yang muncul ….
a.      ke arah kutub utara
b.      ke arah kutub selatan
c.      ke atas
d.      ke bawah

21.      Medan magnet yang ditimbulkan suatu kawat berarus listrik diperkuat dengan cara ….
a.         memperkecil kuat arus dalam kawat
b.        memperbesar panjang kumparan
c.         memperbanyak jumlah lilitan
d.        memperkecil jumlah lilitan


22.          Seutas kawat panjangnya 2 m terletak dalam medan magnet 200 tesla   dan saling tegak lurus. Jika gaya Lorentz yang dihasilkan sebesar 200 N, maka kuat arus listrik yang mengalir pada kawat penghantar sebesar ….
a.         0,1 A                                                                  c.      2 A
b.        0,5 A                                                                  d.     20 A

23.      Sebuah kawat panjang 5 m berarus listrik 3 A di dalam medan magnet 4 x 10-2 tesla, maka kawat tersebut mendapat gaya Lorentz sebesar ….
a.         0,06 N                                                               c.      6 N
b.        0,6 N                                                                 d.     60 N

24.      Perhatikan gambar di bawah ini!
Berdasarkan gambar dapat ditentukan ….
a.      x menjadi kutub utara magnet sementara
b.     x menjadi kutub selatan magnet tetap
c.      y menjadi kutub utara magnet sementara
d.     y menjadi kutub selatan magnet tetap

25.      Arus induksi pada sebuah kumparan dapat ditimbulkan dengan cara ... .
.a  memasukkan magnet ke dalam kumparan
.b  mengeluarkan magnet dari dalam kumparan
.c   memperbanyak lilitan kumparan
.d  memutar magnet di dekat kumparan

26.      Suatu magnet dikeluarkan dari kumparan, maka garis-garis gaya magnet di dalam kumparan ... .
a.         tidak berubah banyak                                        c.   semakin berkurang
b. bertambah banyak                                                  d.   semakin rapat

27.      Agar di ujung-ujung kumparan terjadi gaya gerak listrik induksi, banyaknya garis-garis gaya magnet yang berada dalam kumparan harus ... .
a.  tetap                                                                             c.   bertambah
b.  berubah-ubah                                                           d.   Berkurang

28.   ika magnet berputar di dekat kumparan, maka jarum galvanometer yang terhubung pada kumparan akan ... .
a.       bergerak ke kanan dan ke kiri                             c.   bergerak ke kiri terus
b.      bergerak ke kanan lalu berhenti                        d.   tetap menunjuk angka nol

29.   Beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya ggl induksi elektromagnet :
                           1)     jumlah lilitan pada kumparan                            3)   kecepatan gerak magnet
                        2)      arah garis gaya magnet                                          4)   arah lilitan pada kumparan
Yang benar dari pernyataan di atas adalah ... .
a.   1 dan 3                                                                           c.   2 dan 4
b.   1 dan 4                                                                           d.   2 dan 3

30.   Perbedaan antara generator arus AC dengan generator arus DC  terletak pada ... .
a.       konduktor                                                                   c.   bentuk cincin
b.      stator                                                                            d.   bentuk kumparan

31.   Pada dinamo arus searah, bagian yang berfungsi mengubah arus keluaran menjadi arus searah adalah ... .
a.       stator                                                                            c.   rotor
b.      komutator                                                                  d.   konduktor
32.   Pada generator terjadi perubahan energi ... .
a.       kimia menjadi listrik                                                c.   panas menjadi listrik
b.      kinetik menjadi listrik                                             d.   potensial menjadi listrik

33.   Peralatan yang dapat mengubah energi gerak menjadi energi listrik adalah ... .
a.       motor listrik                                                                c.   dinamo
b.      kipas angin                                                  d.   bor listrik

34.   Untuk memutar rotor pada generator, diperlukan energi dari luar yaitu berupa ... .
a.       energi mekanik                                                         c.   energi listrik
b.      energi potensial                                                       d.   energi kimia

35.   Di bawah ini merupakan faktor-faktor yang dapat memperbesar ggl induksi, kecuali ...
a.       memperbesar diameter kumparan
b.      menggunakan magnet yang lebih kuat
c.       memasukkan inti besi dalam kumparan
d.      memperbanyak jumlah lilitan kumparan

36.   Fungsi dari transformator step down adalah ... .
a.       menaikkan tegangan arus DC                   c.   menaikkan tegangan arus AC
b.      menurunkan tegangan arus DC    d.   menurunkan tegangan arus AC

37.   Bagian kumparan transformator yang ujung-ujungnya dihubungkan dengan sumber listrik PLN disebut dengan ... .
a.       kumparan sekunder                                               c.   komutator
b.      kumparan primer                                     d   inti besi

38.   Sebab utama trafo tidak dapat digunakan untuk mengubah tegangan arus searah adalah ... .
a.       arus searah tidak dapat diubah menjadi arus AC
b.      arus searah tidak dapat menimbulkan medan magnet
c.       arus searah tidak dapat menimbulkan perubahan garis gaya magnet
d.      arus searah tegangannya selalu berubah-ubah

39.   Untuk merancang transformator step up, maka ... .
a.       jumlah lilitan sekunder > jumlah lilitan primer
b.      jumlah lilitan sekunder = jumlah lilitan primer
c.       jumlah lilitan sekunder < jumlah lilitan primer
d.      jumlah lilitan sekunder £ jumlah lilitan primer


40.   Sebuah transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder dengan jumlah lilitan masing-masing 500 dan 5.000, dihubungkan dengan jaringan bertegangan AC 220 volt. Besar tegangan keluarannya adalah ... .
a.       100 volt                                                                        c.   2.220 volt
b.      220 volt                                                                        d.   22.000 volt

41.   Besar tegangan yang dihubungkan dengan transformator adalah 110 volt Banyak lilitan pada kumparan sekunder 1/3 kali banyak lilitan pada kumparan primer. Tegangan yang dihasilkan oleh keluaran transformator adalah ... .
a.     330 volt                                                                        c.   56,6 volt
b.    110,3 volt                                                                     d.   36,6 volt



42.   Transformator ideal mempunyai efisiensi 100%, berarti ... .
a.      tegangan primer = tegangan sekunder        
b.   daya primer = daya sekunder
c.   arus primer = arus sekunder                
d,   daya primer < daya sekunder

43.   Sebuah transformator memiliki efisiensi 80%. Jika besarnya daya yang masuk pada transformator 120 watt, maka daya yang keluar dari transformator adalah ... .
a.    98 watt                                                                         c.   40 watt
b.    96 watt                                                                         d.   30 watt


Kemagnetan Kemagnetan Reviewed by SUN'AN FATHONI on 8:19 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.